Wapres Salurkan Bansos untuk Masyarakat Aceh Sebelum Bertolak ke Jakarta

Binti Mufarida, Jurnalis
Kamis 14 April 2022 13:03 WIB
Wapres Maruf Amin salurkan bansos (Foto : Biro Pers Setwapres)
Share :

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menutup serangkaian Kunjungan Kerja (Kunker) selama dua hari di Provinsi Aceh dengan menyerahkan Bantuan Sosial (Bansos) kepada masyarakat di Loka Rehabilitasi Sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (LRSAMPK) Darussa'adah di Jl. Soekarno-Hatta, Desa Tingkem, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, sebelum bertolak ke Jakarta, Kamis (14/2/2022).

Bantuan yang diberikan oleh Wapres tersebut berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng, Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), serta Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) yang seluruhnya merupakan program Kementerian Sosial.

Untuk wilayah Kota Banda Aceh, Wapres menyerahkan dana Bansos senilai lebih dari 8 miliar Rupiah yang diterima langsung oleh Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman. Sementara untuk Kabupaten Aceh Besar Wapres menyerahkan dana Bansos senilai lebih dari 31 miliar Rupiah yang diterima oleh Bupati Aceh Besar Mawardi Ali.

Pada kesempatan ini, Wapres juga menyerahkan secara langsung Bansos untuk program ATENSI di antaranya bantuan Kewirausahaan untuk dua orang penyandang disabilitas rungu wicara, yakni Nafisah senilai Rp1.500.000 dan Rahmat senilai Rp3.000.000, serta bantuan Tabungan senilai Rp200.000 selama 4 bulan kepada pelajar yatim bernama Aisyah Putrie Humaira.

Selain itu, bantuan program ATENSI lain juga diberikan Wapres kepada seorang lansia bernama Chairani berupa bantuan Nutrisi dan Tongkat Kaki 3 senilai Rp1.300.000. Kemudian bantuan berupa Kursi Adaptif senilai Rp5.000.000 diberikan Wapres kepada penyandang disabilitas fisik bernama Hazinatun Fadilla. Seorang penyandang fisik lain bernama Rejeki Metuhadi juga mendapatkan bantuan berupa Alat Bantu Motor Viar Roda 3 senilai Rp31.092.000.

Pada kesempatan ini, selain Program ATENSI, Wapres juga memberikan bantuan PKH/BPNT/BLT masing-masing kepada seorang penjual kue basah bernama Mariani sebesar Rp1.300.000, penjual kue tradisional bernama Rusmiah sebesar Rp1.800.000, penjual nasi bernama Mahyuni sebesar Rp1.300.000, serta pembuat kue bernama Khaerani sebesar Rp2.250.000.

Saat menyampaikan keterangan pers usai memberikan Bansos, Wapres mengungkapkan bahwa pemberian bantuan ini merupakan bagian dari upaya meringankan beban masyarakat yang terdampak fluktuasi harga akibat situasi perekonomian global dan perubahan iklim.

"Semua terdampak di seluruh dunia termasuk kita, Indonesia. Karena itu, pemerintah memiliki peran untuk memperbesar upaya yang kita sebut sebagai perlindungan sosial kepada masyarakat bawah," ungkapnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya