JAKARTA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi sebanyak 5 kali sejak kemarin (17/4) malam. Terakhir, hari ini pukul 13:30 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 2000 m di atas puncak.
“Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Senin, 18 April 2022, pukul 13:30 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 2000 m di atas puncak. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 68 mm dan durasi 56 detik,” tulis PVMBG lewat keterangan resminya.
BACA JUGA:Awas! Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Pagi Ini
PVMBG mengatakan kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 68 mm dan durasi 56 detik.
“Masyarakat atau wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 km dari kawah,” tegas PVMBG.
BACA JUGA:BNPB: Rentetan Gempa di Selat Sunda Tak terkait Aktivitas Gunung Anak Krakatau
Berikut catatan erupsi Gunung Anak Krakatau per 17-18 April 2022:
- Minggu, 17 April 2022, pukul 21:15 WIB. Tinggi kolom abu teramati ± 800 m di atas puncak. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 55 mm dan durasi 40 detik.