Pria Ini Dapat Ganti Rugi Rp6,4 Miliar karena Pesta Ulang Tahun di Kantor

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 19 April 2022 09:39 WIB
Ilustrasi. (Foto: Getty Images)
Share :

Kepala operasional perusahaan, Julie Brazil, mengatakan kepada outlet berita lokal Link NKY bahwa Gravity Diagnostics mendukung keputusannya untuk memberhentikan Berling, yang katanya melanggar "kebijakan kekerasan di tempat kerja".

"Karyawan saya adalah korban dalam kasus ini, bukan penggugat," katanya sebagaimana dilansir BBC, seraya menambahkan bahwa perusahaan menentang putusan tersebut dan sedang mempertimbangkan banding.

Pengacara Berling, Tony Bucher, mengatakan kepada BBC bahwa "sama sekali tidak ada bukti" bahwa kliennya merupakan ancaman bagi siapa pun di Gravity yang membuatnya harus dipecat.

"Dia mengalami serangan panik. Itu saja. Dan, karena perwakilan dari Gravity Diagnostics tidak memahami respons paniknya dan terkesima dengan responsnya, mereka menganggap dia adalah ancaman," kata Bucher.

"Mengasumsikan bahwa orang dengan masalah kesehatan mental berbahaya tanpa bukti perilaku kekerasan adalah diskriminatif."

Data dari National Alliance on Mental Illness menunjukkan bahwa lebih dari 40 juta orang Amerika - hampir 20% dari populasi - menderita gangguan kecemasan.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya