Usai Berbohong Dianiaya, Ratna Sarumpaet Akui Alami Stres

Tim Okezone, Jurnalis
Selasa 19 April 2022 19:12 WIB
Ratna Sarumpaet (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Ratna Sarumpaet mengungkapkan bahwa dirinya sempat mengalami stres saat hendak membongkar kebohongannya yang mengaku dikeroyok sejumlah orang pada 2018 silam

Saat itu peristiwa tersebut menjadi perbincangan banyak orang lantaran bertepatan pada kontestasi Pilpres 2019, di mana Ratna Sarumpaet merupakan pendukung Prabowo-Sandi.

"Stres. Menurut saya itu yang paling benar (bongkar cerita asli). Kalau ini berjalan bisa huru-hara ini republik ini," kata dia saat berbincang di YouTube Deddy Corbuzier dikutip, Selasa (19/4/2022).

Ratna menegaskan bahwa dirinya sudah siap menerima risiko dan sanksi sosial lantaran telah berbohong.

"Aku siap apapun risikonya. Dari pada bangsa ini jadi berantakan hanya karena aku menyembunyikan sesuatu yang tidak boleh aku sembunyikan," ucap ibu Atiqah Hasiholan itu.

Baca juga: Ratna Sarumpaet Ungkap Awal Mula Kebohongannya soal Penganiayaan

Ratna kemudian ditangkap di bandara sebelum bertolak ke Chili untuk menghadiri sebuah acara pada 4 Oktober 2018 silam.

"Saya harusnya ke Chili ada konferensi di situ. Nah pada perjalanan itu saya ditangkap," ujarnya.

Baca juga: Ratna Sarumpaet Sadar Hoaks Dipukuli Jadi Masalah dan Hebohkan Indonesia pada Momen Ini

Ratna Sarumpeat sempat membuat hoaks dengan mengaku dianiaya hingga wajahnya lebam-lebam di Bandung pada 21 September 2018.

Ratna Sarumpaet kemudian mengakui kebohongannya bahwa lebam di wajah itu bukan dari kekerasan penganiayaan melaikan efek dari operasi plastik.

Dia divonis dua tahun penjara karena dianggap terbukti menyebar hoaks.

Baca juga: Ratna Sarumpaet Sebut Kebohongan Bukan Kriminal: Hukuman Saya Tak Seimbang

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya