Tiba-tiba, ketika Sunan Kalijaga sedang sibuk mengerjakan tugasnya dengan mengumpulkan tatal tatal itu, secara tak sengaja ada orong-orong, sejenis serangga berukuran sedang yang terluka hingga badannya putus.
Sekonyong-konyong, Sunan Kalijaga segera menyambung badan orong-orong yang terputus dengan kepalanya dengan memakai tatal kecil. Lantas, apa yang terjadi? Atas pertolongan Gusti Allah, ternyata badan orang-orong dapat tersambung kembali dengan kepalanya.
Orong-orong tersebut pun menjadi hidup kembali. Tentu, peristiwa aneh bin ajaib itu sempat menjadi pemandangan menarik bagi kaum muslimin yang menyaksikannya.
Sumber: Buku Brawijaya Moksa Detik-Detik Akhir Perjalanan Hidup Prabu Majapahit.
(Erha Aprili Ramadhoni)