Dubes RI Abu Dhabi Harapkan Target Penempatan 200 Imam ke UAE Tercapai pada 2022

Tim Okezone, Jurnalis
Sabtu 23 April 2022 21:20 WIB
Dubes RI Abu Dhabi, Husin Bagis saat bertemu kepala OUIW (foto: dok istimewa)
Share :

JAKARTA - Kementerian Agama secara resmi telah membuka kembali proses seleksi Imam yang akan ditempatkan di UAE. Rangkaian seleksi akan dimulai sejak 25 April 2022, dengan tahapan akhir berupa wawancara langsung oleh Tim Seleksi dari UAE mulai 15 Mei 2022.

Terkait latar belakang penyelenggaraan seleksi tersebut, Dubes RI Abu Dhabi, Husin Bagis menjelaskan bahwa dirinya pada Selasa, 19 April 2022 telah bertemu dengan Dr. Mohamed Matar Al Ka’bi, Kepala Otoritas Umum Urusan Islam dan Wakaf (OUIW) UAE guna membahas kelanjutan seleksi imam dan keberangkatan calon imam yang telah lulus seleksi pada Oktober 2021.

Dalam pertemuan tersebut, dirinya meminta Dr, Al Ka’bi untuk dapat mengirimkan tim seleksi kembali ke Jakarta. Dirinya menjelaskan bahwa sesuai kesepakatan Pimpinan kedua negara, diharapkan hingga 2022, diharapkan terdapat 200 imam asal Indonesia yang bertugas di masjid-masjid yang tersebar di seluruh wilayah UAE. Sehingga program seleksi perlu dilaksanakan sebanyak 2 atau 3 kali selama tahun ini, dengan target yang lulus 150 imam.

Menanggapi hal tersebut, Dr. Al Ka’bi langsung memberikan tanggapan positif dan menugaskan Tim Seleksi OUIW untuk mempersiapkan kunjungan ke Indonesia setelah lebaran, dan disepakati untuk berangkat pada 14 Mei 2022.

“Alhamdulillah respon masyarakat UAE terhadap imam Indonesia sangat positif. Salah satu imam asal Indonesia yang bertugas di Emirat Sharjah, Ustadz Asep Ismatulah banyak mendapat pujian karena suaranya yang merdu, dan mereka berharap ada lebih banyak imam asal Indonesia seperti dia,“ ungkap Dubes Husin dalam keterangannya, Sabtu (23/4/2022).

Karena itu, Dubes RI berharap para hafizh di Indonesia dari berbagai daerah dapat memanfaatkan kesempatan ini.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya