Tampar Anggota Banser, KH Syukron: Kiai Enggak Dijaga Gereja yang Dijaga

Widya Michella, Jurnalis
Minggu 24 April 2022 06:23 WIB
Kiai tampar anggota Banser (Foto: tangkapan layar Youtube NU Garis Lurus)
Share :

JAKARTA - Video kiai kelahiran Madura, KH Syukron Ma'mun yang tampak menampar salah satu Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser) viral di media sosial (medsos).

Dalam video itu, tampak tamparan kiai tersebut hanya untuk mengingatkan agar anggota Banser kembali kepada tugas utamanya untuk menjaga keamanan ulama atau kiai.

Dalam video berdurasi 29 detik itu, tampak Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Rahman ini menyindir salah satu Banser yang diduga melakukan penjagaan di sebuah gereja. Kiai yang menggunakan baju serba putih ini meminta agar oknum anggota Banser itu kembali menjaga keamanan ulama.

"Menjaga kiai mestinya kamu di rumah saya Banser ini. Tapi akhirnya Banser, kiainya enggak dijaga gereja yang dijaga," kata Syukron dikutip dalam video berjudul 'KH. Syukron Makmun Tampar Seorang Banser Agar Jangan Jaga Gereja,' yang diunggah akun YouTube NU Garis Lurus, Sabtu (23/04/2022).

Baca juga: Pertunjukan Ludruk di Rumah Kader PKI yang Menyulut Amarah Banser

Setelah itu, Kiai Syukron Makmun juga terlihat menampar seorang pemuda dan mengingatkan hal yang sama.

"Akhirnya kiainya enggak dijaga gereja dijaga. Bagaimana benar kan saya ngomong? Lah iya suruh jaga kiai," ujarnya.

Baca juga: Kisah Legendaris Banser dan Riyanto yang Gugur karena Bom Teroris

Video viral kiai menampar anggota Banser ini mengundang beragam reaksi warganet di medsos.

"Kembalilah kejalan yang benar wahai saudara ku,jangan mau diperalat oleh pemimpin mu yang haus kekuasaan itu,"kata akun @Win**

"Semoga dengan tamparan mbah kyai, Banser NU bisa kembali ke fungsinya semula menjaga para Ulama, menjaga agama Islam,"tulis akun @Sibawa***

Baca juga: Anggota Banser Jombang Meninggal Dunia Saat Imami Sholat Tarawih

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya