Belah Sungai Bengawan Solo, Jembatan Kaliketek Jadi Saksi Perjuangan Melawan Belanda

Avirista Midaada, Jurnalis
Selasa 17 Mei 2022 07:38 WIB
Jembatan Kaliketek Bojonegoro (Foto: MNC Portal)
Share :

Seusai hari proklamasi kemerdekaan, Jembatan Kaliketek juga menjadi saksi bagaimana perjuangan pasukan yang digalang Lettu Suyitno dan Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP). Bahkan jembatan itu pernah dirusak oleh para pejuang yang mempertahankan kemerdekaan.

"Saat agresi militer kedua laskar-laskar pejuang Bojonegoro itu di tanggal 24 Desember 1948 merobohkan atau merusak Jembatan di sisi selatan yang sebelumnya pernah dirusak Belanda sehingga serdadu Belanda nggak bisa lewat jembatan," terangnya.

Namun Belanda disebut Ngastasio tak kekurangan akal. Mereka akhirnya memilih menyeberangi Sungai Bengawan Solo dari sisi timurnya tepat di wilayah antara Simo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, dengan Bojonegoro, yang kini terdapat Jembatan Glendeng.

"Akhirnya serdadu-serdadu Belanda lewat jalur Simo di Glendeng nyeberang melalui perahu karet. Tahun 50 - 70 rekonstruksi jembatan dilakukan, dan jadi salah satu destinasi anak-anak muda mungkin sebagai rekreasi atau lihat pemandangan Sungai Bengawan Solo," terangnya.

Baca juga: Pencarian Korban Perahu Tenggelam di Sungai Bengawan Solo Capai Radius 15 Kilometer

Tak hanya sisi sejarahnya saja yang menarik diulas, sisi gaibnya menjadi hal kuat yang kerap terjadi di jembatan tersebut. Jembatan Kaliketek Bojonegoro ini memang beberapa kali menjadi lokasi favorit percobaan bunuh diri. Diduga kuat residu energi sejarah di masa lalu dan adanya makhluk tak kasat mata yang kerap menghuni jembatan jadi penyebabnya.

"Di atas jembatan seperti kayak jin wujudnya binatang bermain di atas jembatan. Sungainya lebih banyak aktivitas bangsa jin dari jembatan yang sebelah timur, terus ada sudut sebelah barat di dekat sirkuit dulu," katanya.

Baca juga: Perahu Penyeberangan Sungai Bengawan Solo Terbalik di Desa Semambung, Bojonegoro. Selengkapnya di iNews Siang

Residu kuat juga terasa di sisi utara bagian barat, tepat di bekas lokasi yang pernah digunakan sebagai sirkuit motorcross yang kini dimanfaatkan menjadi tempat pemakaman umum.

"Aktivitas bangsa jin, di bawah jembatan peristiwa masa lampau, bumi mengandung suatu energi. Ketika beraktivitas diserap oleh bumi sehingga timbul energi metafisik," pungkasnya.

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya