Selanjutnya, Putu Jayan menambahkan fasilitas dan fitur 91 Command Center ITDC juga mempersiapkan penanganan bencana alam dan tsunami di wilayah Bali. Seperti Info Cuaca BMKG, informasi bencana alam dan tsunami seluruh Indonesia secara real time, inarisk BNPB, monitoring kecepatan angin, pasang surut air dan tinggi gelombang, video SOP evakuasi bencana gempa dan tsunami di kawasan Wisata Nusa Dua Bali.
“Itu tidak hanya melihat fitur-fitur CCTV saja, tapi juga melihat kesiapan untuk mendukung pengamanan kegiatan Sidang PBB ini baik segi kebencanaan maupun keamanan dan lainnya,” ujarnya.
Dengan begitu, Putu Jaya menyebut Perwakilan PBB tidak meragukan kesiapan Polri dalam melakukan pengamanan untuk kegiatan kenegaraan atau internasional. Sebab, Indonesia sudah pernah melaksanakan kegiatan bersama PBB di Bali.
“Kita sudah dua kali kegiatan bersama PBB, kemarin COP (Konferensi Para Pihak) masalah lingkungan, kemudian sekarang (GPDRR). Betul (PBB tidak meragukan Polri dalam mengamankan kegiatan internasional), sangat mengapresiasi dapat mengkolaborasikan konsep pengamanan Standart PBB dengan konsep pengamanan Polri,” tutupnya.
(Awaludin)