Momen saat Rakyat Balik Melawan Pejabat Bikin Repot Pangeran Diponegoro

Avirista Midaada, Jurnalis
Senin 06 Juni 2022 05:27 WIB
Pangeran Diponegoro
Share :

Tanpa ada dukungan rakyat, tidak mungkin dilancarkan perang gerilya yang berhasil. Pada waktu itu Sentot sudah menyerah kepada Belanda. Di saat itulah nasib Pangeran Diponegoro yang sudah berada di titik nadir. Pada 21 September 1829 Pangeran Ngabehi, panglima senior yang tersisa, bersama dua putranya, terbunuh dalam pertempuran sengit di Pegunungan Kelir di perbatasan Bagelen-ataram.

Tak berselang lama, pada 11 November 1829 Diponegoro nyaris tertangkap di Pegunungan Gowong oleh pasukan gerak cepat ke-11 yang dikomandoi Mayor A.V. Michiels. Diponegoro akhirnya memutuskan masuk ke hutan-hutan di sebelah barat Bagelen dengan hanya ditemani dua punakawan atau pengiring terdekat, yakni Bantengwareng dan Roto, yang melayani segala kebutuhan Pangeran Diponegoro dan bertindak sebagai penunjuk jalan dan penasihatnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya