Kondisi bangunan balai desa itu pun sudah memprihatinkan karena merupakan bangunan semi permanen.
"Model bangunannya panggung, dinding dan lantainya dari tripleks. Bagian belakang enggak ada dinding penutup, jadi kalau hujan, air masuk, bikin basah ruangan masjid," kata Ali.
Saat dipenuhi jemaah, tambah Ali, lantai masjid berdenyit. Suara tersebut menjadi tanda bahwa bangunan masjid tak sekokoh dahulu.
"Jemaah khawatir masjid ambruk karena enggak mampu nahan beban," jelasnya.