“Kita ingin memupus anggapan seolah-olah kita ini tidak bersaudara, tapi sesungguhnya kita ini punya kekuatan yang luar basa yaitu Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.
Masyhuril mengatakan Al Jam’iyatul Washliyah tetap komitmen dalam rangka perbaikan nilai-nilai akhlak bangsa, dalam rangka menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia dari paham-paham yang ingin mengganti dasar negara Pancasila bahkan juga LGBT.
“Kami juga dalam rapat kerja nasional ini akan berupaya untuk melirik tentang permasalahan umat, salah satu diantaranya hari ini adalah gerakan LGBT yang sangat masif dalam merusak tatanan generasi kita kedepan. Al Jam’iyatul Washliyah tegas menolak LGBT, Al Jam’iyatul Washliyah prihatin dengan gerakan-gerakan yang membuat akhlak-akhlak negeri kita terpojok, karena itulah kami dalam rapat kerja nasional ini untuk bersama-sama memberi solusi terhadap permasalah ini,” katanya.
(Khafid Mardiyansyah)