“Kami berharap pelaksanaan Fornas ini bisa berjalan dengan baik, Sumsel sebagai tuan rumah mendapatkan nilai-nilai positifnya. Kemudian kondisi perekonomian khususnya anggota PHRI yang selama ini mengalami kesulitan tingkat hunian bisa meningkat lagi, minimal membuat gairah PHRI,” ungkapnya.
Ia menuturkan, untuk kecukupan kamar-kamar hotel di Kota Palembang saat ini tidak ada masalah, dan pihaknya sudah instruksikan ke seluruh anggota PHRI, wajib menjual rate kamar yang wajar.
“Jadi mereka tidak boleh menaikkan misalnya tarif mereka biasanya hanya Rp500 ribu tiba-tiba mereka jual Rp1 juta, itu saya tidak boleh. Saya sudah intruksi ke mereka itu jangan dilanggar karena ini menjaga nama baik Provinsi Sumatera Selatan sebagai tuan rumah. Insya Allah itu ditaati sama mereka, karena kalau ada laporan, ya akan saya proses mereka,” ucapnya.
Untuk diketahui, Fornas VI Sumatera Selatan akan mempertandingkan olahraga tradisional, permainan dan olahraga modern yang bersifat massal seperti tarik tambang, paralayang, breakdance, wushu, perahu bidar dan lainnya.
CM
(Agustina Wulandari )