Belanda Ungkap Mata-Mata Rusia di Mahkamah Pidana Internasional, Menyamar Jadi Tenaga Magang

Susi Susanti, Jurnalis
Jum'at 17 Juni 2022 13:04 WIB
Mahkamah Pidana Internasional di Belanda (Foto: Antara/Reuters)
Share :

AMSTERDAM - Belanda pada Kamis (16/6/2022) mengungkap seorang agen militer Rusia yang bekerja sebagai tenaga magang di Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dengan menggunakan identitas palsu. Mahkamah itu diketahui sedang menyelidiki tuduhan kejahatan perang di Ukraina.

Menurut dinas intelijen Belanda, sang agen, Sergey Vladimirovich Cherkasov, masuk ke Belanda sebagai warga negara Brasil untuk menjalani magang di markas ICC di Den Haag pada April lalu.

"Ini adalah operasi GRU jangka panjang multi tahun yang menghabiskan banyak waktu, energi dan uang," kata Erik Akerboom, Kepala dinas itu, dikutip Antara.

GRU atau Glavnoye Razvedyvatelnoye Upravlenie adalah dinas intelijen militer Rusia.

 Baca juga: Diduga Mata-Mata, 43 Diplomat Rusia Diusir dari 4 Negara di Uni Eropa

Belum ada perwakilan GRU yang bisa dihubungi untuk dimintai komentarnya, tetapi pemerintah Rusia telah berkali-kali menolak tuduhan melakukan mata-mata.

Dinas Intelijen dan Keamanan Umum Belanda (AIVD) mengatakan dalam pernyataan bahwa orang tersebut, yang memakai nama alias Viktor Muller Ferreira, ditangkap di sebuah bandara Belanda.

Baca juga: Diduga Mata-Mata, Polandia Akan Usir 45 Diplomat Rusia

AIVD mengatakan dia dinyatakan sebagai warga asing yang tidak disukai (persona non grata) dan diterbangkan kembali ke Brasil.

Kepolisian federal Brasil mengatakan Cherkasov telah ditahan dan akan diadili dengan tuduhan pemalsuan dokumen.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya