KYIV - Serangan Rusia telah menewaskan setidaknya sembilan orang di Ukraina, kata otoritas regional, setelah gelombang serangan dari Moskow di beberapa kota besar.
Kepala administrasi militer Kyiv, Tymur Tkachenko, mengatakan dalam sebuah unggahan di Telegram bahwa "23 orang terluka diketahui berada di Kyiv, termasuk seorang anak. Tragisnya, jumlah korban tewas telah meningkat menjadi empat orang".
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Igor Klymenko mengatakan "lima petugas penyelamat Layanan Darurat Negara tewas selama operasi pemadaman kebakaran" di kota Kharkiv, Ukraina timur laut.
"Setidaknya 5 orang lagi terluka," tulis Klymenko di Telegram, sebagaimana dilansir TRT. Dia mencatat bahwa korban jiwa terjadi sebagai akibat dari serangan Rusia yang berulang.
Katedral Dormisi di kompleks Ortodoks terkenal Kyiv Pechersk Lavra terbakar setelah serangan Rusia, kata walikota kota itu, Vitali Klitschko, pada Senin, (15/6/2026).