Desa lokus tersebut berdasarkan perhitungan desa/kelurahan dengan prevelensi 4% ke atas serta desa/kelurahan dengan jumlah keluarga berisiko di atas 1.000.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya mengatakan
dalam situasi pandemi/pascapandemi ini, permasalahan kesehatan tidak bisa diabaikan begitu saja terutama permasalahan stunting.
"Karena merupakan permasalahan rawan yang mengakibatkan rendahnya kualitas generasi penerus bangsa. Sehingga diperlukan beberapa upaya dalam Percepatan Penurunan Stunting. Salah satunya dengan pelaksanaan Rembuk Stunting," kata Wisnu.
(Awaludin)