MALANG - Kepolisian terus menemukan fakta baru dari tewasnya nenek bernama Wurlin di rumahnya. Hal ini setelah kepolisian memintai keterangan sejumlah tetangga korban, dan menemukan adanya pertengkaran setiap malam antara cucu bernama Muhammad Syaifuddin dan neneknya.
Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat membenarkan, informasi yang beredar bahwa tetangga korban mendengar pertengkaran antara Udin, sapaan akrab cucunya dengan Wurlin. Sang cucu sering kali dimarahi oleh neneknya sebelum ditemukan tewas pada Selasa pagi (7/6/2022).
"Berdasarkan keterangan saksi lainnya memang antara cucu dengan nenek ini seringkali cek - cok. Cucu sering dimarahi oleh neneknya," kata Ferli Hidayat, saat ditemui wartawan di Mapolres Malang, pada Senin (20/6/2022).
"Keterangan beberapa saksi, hampir tiap malam cucu ini kena marah sama neneknya. Tapi sekali lagi kita belum menetapkan tersangka," imbuh Ferli kembali.
Tetapi Ferli menegaskan sejauh ini pihaknya belum menetapkan tersangka, termasuk kepada saksi kunci Udin yang kini menjalani perawatan di rumah sakit, akibat luka di leher dan perut.
"Sekali lagi kita belum menetapkan tersangka. Kami masih butuh keterangan saksi kunci yang sampai saat ini belum bisa dimintai keterangan. Karena memang kondisi akibat luka di leher, belum bisa, dari dokter belum mengizinkan," ungkapnya lagi.