Mengenang Foto Bersejarah 'The Napalm Girl', Simbol Kepedihan Perang Vietnam

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 27 Juni 2022 11:53 WIB
Sampul depan surat kabar Norwegia Aftenposten memuat foto ikonik dari Perang Vietnam yang diambil Nick Ut, menunjukkan seorang gadis muda lari dari napalm. (Foto: NTB Scanpix/Cornelius Poppe via Reuters)
Share :

GADIS kecil itu telanjang dan lari sambil berteriak-teriak, langsung ke arah kamera Nick Ut – dan sejarah. Namanya Kim Phuc, dan begitu juru foto Associated Press mengambil fotonya 50 tahun lalu – atau tepatnya pada 8 Juni 1972 – ia tidak saja menjadi korban serangan napalm di sebuah dusun di Vietnam. Kim mendunia sebagai simbol perang yang tidak populer itu, dan siksaan yang ditimpakan terhadap warga tidak bersalah dalam semua perang, terutama anak-anak.

BACA JUGA: Peristiwa 25 Februari: Ratusan Warga Sipil Tak Bersenjata Dibakar saat Perang Vietnam

“(Ketika itu) saya sedang mengambil foto. Ketika saya sedang mengambil foto seorang anak laki-laki, ia meninggal di depan kamera saya. Ujung mata saya menangkap Kim, berlari tanpa sehelai baju pun. Saya melihat ia terbakar. Ketika ia melewati tempat di mana berdiri, saya melihat tubuhnya (yang terbakar) dan tahu ia akan meninggal. Itulah sebabnya saya meletakkan semua barang yang saya bawa di jalan. Saya ingin segera membantunya. Saya tidak ingin lagi mengambil foto. (Karena) jika saya memilih mengambil lebih banyak foto, ia pasti tewas di sana. Saya ingin membantunya. Ada banyak wartawan di sana, tetapi semuanya pergi (begitu saja).”

Setelah mengambil foto Kim Phuc dan lainnya, Nick Ut melarikan gadis itu dengan mobilnya ke rumah sakit terdekat. Keduanya setuju bahwa tindakan itulah yang menyelamatkan nyawa Kim Phuc. Enam puluh lima persen tubuh gadis mungil itu terbakar. Dengan menunjukkan kartu pers, Nick Ut mendesak dokter agar segera merawat Kim Phuc.

BACA JUGA: Hapus Foto Perang Vietnam, Facebook Minta Maaf

“Saya pikir, ya ampun, saya terbakar seperti itu. Saya akan menjadi seorang gadis yang jelek, tidak normal. Jadi orang-orang melihat saya secara berbeda ketika itu. Saya sangat ketakutan. Tentu saja saya berterima kasih pada Tuhan saat itu. Kaki saya terbakar dan seluruh bagian leher, punggung juga. Anda masih bisa melihat semua bekas luka-luka itu,” kata Kim sebagaimana dilansir dari VOA Indonesia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya