Dalam aksi unjuk rasa tersebut massa aksi meminta ditemui oleh Ketua DPR RI Puan Maharani. Mereka ingin aspirasi mereka didengar. Namun, tak kunjung ditemui, massa aksi pun mencoba menerobos masuk dengan menggoyang-goyangkan dan memanjat pagar.
BACA JUGA:KPK: Kenapa ICW Hanya Fokus soal Buronan Harun Masiku?
"Kami tetap menuntut atas keterbukaan draf RKUHP, keterlibatan masyarakat yang sejati dalam perancangan RKUHP, dan segera membuang pasal-pasal bermasalah dalam RKUHP yang turut mengancam HAM dan demokrasi," ujar Bayu Satria Utomo.
Namun, aksi pun bubar menjelang malam hari. Massa aksi membubarkan diri dengan tertib sekira pikul 17.50 WIB.
(Nanda Aria)