Bechi Anak Kiai Cabul Belum Tertangkap, Polisi Masih Kepung Ponpes Shiddiqiyyah hingga Malam

Avirista Midaada, Jurnalis
Kamis 07 Juli 2022 20:54 WIB
Polisi masih bertahan di Ponpes Shiddiqiyah Jombang (foto: MPI/Avirista)
Share :

JOMBANG - Polisi belum juga berhasil menangkap Moch. Subchi Azal Tsani (MSAT) di dalam Pondok Pesantren (Ponpes) Shiddiqiyyah Jombang. Padahal sudah sejak Kamis pagi (7/7/2022) pukul 07.00 WIB kepolisian dari Polres Jombang, Polda Jawa Timur, dan Brimob.

Bahkan hingga malam hari pukul 19.00 WIB, pencarian pelaku pencabulan itu belum juga selesai. Mas Bechi, sapaan akrabnya tak juga dibawa kepolisian keluar dari Ponpes Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang.

 BACA JUGA:Bechi Anak Kiai Cabul Belum Tertangkap hingga Malam, Polisi Amankan 320 Orang

Aparat kepolisian pun masih terlihat berjaga di sekitar area pintu masuk Ponpes Shiddiqiyyah Jombang. Aparat berseragam dengan tameng dan senjata gas air mata tetap disiagakan.

Tak ketinggalan beberapa petugas yang mengenakan pakaian preman juga masih berada di lokasi. Lalu lintas jalan Raya Ploso - Babat, yang menghubungkan kedua kabupaten yakni Jombang dan Lamongan pun telah bisa dilalui warga kendati dijaga ketat aparat kepolisian.

 BACA JUGA:Bukan Bechi Anak Kiai Cabul, Orang yang Ditangkap Polisi Ternyata Seorang Sopir

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Dirmanto mengungkapkan, luasnya area Ponpes dan banyaknya ruangan menjadikan pihaknya kesulitan mencari MSAT.

"Kita masih berproses mencari tersangka dan sementara kita masih fokus di lingkungan Ploso ini (Ponpes Shiddiqiyyah)," kata Pol Dirmanto pada Kamis (7/7/2022) di pintu gerbang Ponpes Shiddiqiyyah Ploso Jombang.

 

Tercatat sejak pagi ratusan petugas mengepung Ponpes Shiddiqiyyah di Jalan Raya Ploso - Babat. Aksi pengepungan ini juga mengerahkan water canon dan 15 truk di lokasi.

Belasan truk itu keluar masuk membawa simpatisan yang menyerang dan menghalang-halangi petugas untuk mengamankan Mas Bechi. Bahkan arus lalu lintas di sekitar lokasi ditutup dan dialihkan ke kawasan lain.

Total simpatisan yang diamankan 320 orang. 20 Di antaranya anak-anak. Mereka berasal dari luar kota. Yakni Malang, Banyuwangi,Semarang, juga dari Jogja bahkan ada yang berasal dari Lampung.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya