Pada kesempatan itu, ayah dari Turdem, Ribut (66), mengaku sangat khawatir dengan kondisi anak keduanya itu di sana, terlebih sudah adanya ancaman. Hal inilah yang membuat rasa khawatirnya menjadi bertambah, takut kejadian tidak diinginkan bakal menimpa anaknya tersebut.
Menurut Ribut, Turdem di Arab Saudi sudah seperti robot. Ia dipaksa bekerja nonstop 24 jam dan tidak diberi makan. Selain itu, majikannya juga sangat cerewet dan galak kepada Turdem.
"Di sana, anak saya kerja di majikan janda, cerewet, terus galak. Apalagi, keponakannya sampai ngancam-ngancam anak saya," kata dia.
Ribut menyampaikan, ancaman tersebut berawal saat Turdem tengah membetulkan regulator kompor di rumah majikannya yang rusak. Kemudian, lanjut dia, keponakan majikannya itu meminta agar Turdem membawakan semacam solatip. Namun, saat diberikan Turdem justru dimarahi.
"Katanya salah bukan itu, terus diambilkan barang lain juga salah, sampai diancam-ancam. Saya sangat berharap anak saya bisa dipulangkan," harap dia.