Pihaknya pun meminta agar TNI tidak terprovokasi atas kejadian yang terjadi saat ini yang nantinya dapat merugikan institusi TNI. "Jadi, tetap kerja sesuai SOP, tetapi karena ada kejadian yang perlu direspons sungguh-sungguh karena masyarakat jadi korban saya sangat prihatin," ujarnya.
Apalagi, ia menegaskan peran antara Polri dan TNI sudah dijabarkan dengan sebagaimana mestinya. Sehingga para anggota yang berada di bawah harus menaati SOP yang berlaku.
"Karena ini masih pada tahapan kriminal, maka kepolisian yang ada di depan, TNI bersifat backup kecuali pengamanan perbatasan Papua Nugini dan Indonesia itu sepenuhnya tugas TNI," ujarnya.
Pemerintah menjelaskan, tidak akan menambah pasukan di Daerah Otonomi Baru. "Belum dipikirkan, DOB adalah langkah administrasi yang segera diselesaikan," katanya.
(Arief Setyadi )