Menurut catatan BMKG, zona-zona rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang dan tanah longsor yakni Kabupaten Sigi, karena bencana ini selalu terjadi dua tahun terakhir.
Ia juga meminta, masyarakat tetap memantau perkembangan informasi dirilis BMKG, serta tidak terpengaruh dengan isu dan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Menurut dia, hujan lebat setiap hari dapat mempengaruhi kekuatan tanah pada lereng gunung, sehingga pengguna jalan disarankan tidak melakukan perjalanan di malam hari pada jalur pegunungan.
Menurut prakiraan BMKG, angin kencang berhembus mulai siang hari hingga petang disusul hujan dengan intensitas ringan, sedang hingga lebat, sehingga kerawanan pada jalur pegunungan sangat memungkinkan terjadi longsor.
"Durasi cuaca buruk kemungkinan masih berlangsung hingga sepekan ke depan. Untuk Kabupaten Sigi, Tojo Una-una, Morowali, Morowali Utara dan Banggai masih berpotensi hujan lebat, ini dipicu pertumbuhan awan yang cepat di pantai timur Sulteng," ujar Alim.
Baca juga: BMKG: Jakarta Cerah Seharian, Depok dan Bogor Diprediksi Hujan Siang hingga Sore
(Fakhrizal Fakhri )