JAKARTA - Samuel Hutabarat sangat mendukung hasil autopsi anaknya Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J diumumkan ke publik secara transparan.
"Kita sangat mendukung dibuka untuk umum hasil autopsi. Biar spekulasi-spekulasi itu hilang, biar transparan," papar Samuel kepada wartawan Jumat (29/7/2022).
BACA JUGA:Dukung Kekayaan Intelektual Bisa Jadi Agunan, Perindo Siap Berikan Pendampingan
Menurutnya, sebelum autopsi ulang jenazah anaknya, ia sempat bertemu pihak Tim Forensik yang dibentuk oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit di Polda Jambi.
"Dan memang tim ini dari berbagai rumah sakit, dan sejumlah universitas. Di sana dibeberkan semua, apa yang dilakukan pada hari Rabu yang mau di autopsi," paparnya.
BACA JUGA:Sempat Mendengar Suara Gemuruh, Warga Sekitar Tak Tahu Gunung Raung Erupsi
"Kami menanyakan memang, soal pertama yang bisa ikut ke dalam, yang ikut menyaksikan ke dalam biar transparansi, beliau-beliau itu mengatakan kami tidak boleh masuk lantaran kami tidak ada identitas (tenaga) kesehatan," tambah Samuel.
Ia menambahkan, hanya yang memiliki identitas tenaga kesehatan yang bisa masuk ke dalam pertemuan tersebut. "Yang boleh masuk hanya yang berstatus (tenaga) kesehatan, kami utus dua orang ke sana, ada keponakan kita dan tetangga, dia bidan dan dokter ada keponakan kita dan tetangga. Satu dari kebidanan yang satu dari dokter," jelasnya.
Dari hasil autopsi tersebut, ia menuturkan hasilnya akan keluar selama tiga minggu sampai enam minggu ke depan.