Ketika Ingin Raih Mimpi di Tanah Amerika Harus Berakhir dengan Kematian di Jarak 1.300 Km dari Rumah

Susi Susanti, Jurnalis
Sabtu 30 Juli 2022 19:16 WIB
3 Migran yang meninggal di dalam truk di Texas, AS dimakamkan (Foto: BBC)
Share :

SAN MARCOS - Udara di luar rumah keluarga Olivares di San Marcos Atexquilapan menggantung tebal dengan asap kayu bakar yang dibakar dicampur dengan dupa. Mereka harus kehilangan anak-anak mereka yang ingin meraih mimpi di tanah impian Amerika Serikat (AS). Ketiganya termasuk dIi antara 50 korban migran yang meninggal di dalam truk trailer di Texas, AS.

Tiga karangan bunga besar terlihat disandarkan di rumah sederhana dua lantai mereka. Tiga karangan bunga ini ditujukan untuk Misael, Yovani dan Jair. Foto-foto mereka yang duduk di tengah rangkaian bunga, fitur lembut dan wajah mereka yang tidak bergaris mengungkapkan betapa mudanya mereka ketika mereka berangkat dalam perjalanan naas mereka ke utara beberapa minggu yang lalu.

Mirael dan Yovani sama-sama berusia 16 tahun. sedangkan Jair yang tertua, dan saudara laki-laki Yovani berusia 20 tahun.

Baca juga:  Kematian 50 Migran di Truk Trailer Texas, 4 Orang Didakwa Terancam Hukuman Mati

Mereka terlalu muda untuk meninggal, terutama dalam keadaan yang mengerikan. Mereka ditinggalkan di dalam truk trailer pengap tanpa air di jalan belakang yang sepi di San Antonio, Texas, sekitar 1.300 km dari rumah.

Baca juga: Kematian 50 Migran di Truk Trailer Texas, Tersangka Sopir Truk Diduga Konsumsi Narkoba

Mereka termasuk di antara 53 migran dari Meksiko, Honduras, Guatemala dan El Salvador yang meninggal pada Juni lalu karena sengatan panas dan dehidrasi dalam insiden perdagangan manusia paling mematikan dalam sejarah Amerika Serikat (AS).

Sekarang, mayat ketiga pemuda itu sudah kembali ke desa tempat rumah mereka. Peti mati mereka berdampingan di ruang depan rumah keluarga. Dan seluruh komunitas San Marcos Atexquilapan ternyata memberikan penghormatan dan mendukung keluarga yang berduka.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya