4. Banyuwangi
Ketidakcocokan dan juga alasan ekonomi menjadi faktor utama dari terjadinya kasus perceraian di Banyuwangi. Berdasarkan data yang dimiliki Pengadilan Agama Kota Banyuwangi, Pengadilan Agama Banyuwangi telah memutuskan perkara perceraian sebanyak 5.792 pada tahun 2021. Sama dengan kebanyakan daerah lainnya, penyebab perceraian di Banyuwangi dilatarbelakangi oleh faktor ekonomi dan perselisihan.
5. Cilacap
Berdasarkan data BPS Provinsi Jawa Tengah, pada tahun 2021 terdapat 5.912 kasus perceraian yang terjadi di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Angka ini menempatkan Cilacap sebagai kota/kabupaten dengan jumlah perceraian paling tinggi di Jawa Tengah. Faktor penyebab perceraian yang paling banyak di Cilacap adalah masalah ekonomi, pertengkaran, dan meninggalkan pasangan.
6. Brebes
Masih di Jawa Tengah, Brebes merupakan salah satu kota dengan kasus perceraian yang tinggi. Tercatat pada tahun 2021 kasus perceraian di Kabupaten Brebes sebanyak 4.555 kejadian. Permasalahan ekonomi, yang semakin memburuk selama pandemi Covid-19, dan pertengkaran menjadi faktor yang paling banyak menyebabkan terjadinya perceraian di Brebes.
(Susi Susanti)