TAIPEI - Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi dianugerahi penghargaan sipil tertinggi Taiwan selama kunjungan kontroversialnya ke Taipei, yang membuat marah China. Ketegangan di Selat Taiwan memuncak setelah Pelosi mendarat di Taipei larut malam pada Selasa, (2/8/2022).
Pelosi adalah salah satu pejabat tertinggi AS yang mengunjungi Taiwan dalam 25 tahun, sebuah langkah yang disebut China sebagai pelanggaran Kebijakan Satu China dan campur tangan dalam urusan internal Beijing.
Dalam upacara yang diadakan di gedung kantor kepresidenan, Presiden Tsai Ing-wen menganugerahkan Medali Order of the Propitious Clouds with Special Grand Cordon, yang merupakan penghargaan sipil tertinggi Taiwan kepada Pelosi atas komitmennya untuk mempromosikan hubungan Taiwan-AS.
Menggantungkan selempang biru kepada Ketua DPR AS, Presiden Tsai mengatakan itu “mewakili rasa terima kasih mereka (Taiwan) kepada Pelosi”. Acara penganugerahan penghargaa ini disiarkan langsung pada 3 Agustus dari istana, demikian dilansir dari CNBC.
Setelah menerima kehormatan itu, Pelosi mentweet bahwa itu adalah “hak istimewa yang besar dan rendah hati untuk menerima atas nama Kongres” penghargaan, yang berdiri sebagai “simbol persahabatan Amerika yang kuat dan abadi” dengan Taiwan.
Dilansir dari Guardian, medali itu adalah kehormatan sipil tertinggi Taiwan. Baik warga negara maupun orang asing dapat diberikan perintah untuk kontribusi ke negara. Propitious berarti memberi atau menunjukkan peluang sukses yang baik.
Di tengah medali di selempang biru adalah tanda keberuntungan, dengan kata lain, kemungkinan kesuksesan di masa depan.
Hanya 21 orang yang dianugerahi penghargaan tersebut sejak dimulai pada 1941. Pelosi bukanlah orang asing pertama, maupun orang Amerika pertama yang menerima penghargaan tersebut.
Penghargaan itu juga telah diberikan kepada Ileana Ros-Lehtinen, yang merupakan anggota dewan perwakilan AS dari distrik ke-27 Florida; dan, Jesse Helms, yang merupakan senator AS dari North Carolina.
Pada Juni, Senator Prancis Joël Guerrau dianugerahi penghargaan itu oleh Tsai atas perannya dalam memperkuat hubungan antara Taiwan dan Prancis.
(Rahman Asmardika)