Jokowi menekankan bahwa pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan produksi massal kebutuhan bahan pangan. Salah satunya, dengan pemanfaatan varietas unggul padi. Hasilnya, kata Jokowi, cukup memuaskan.
BACA JUGA:Pembangunan Bendungan Meninting Lombok Selesai 2023, Ini Manfaatnya
"Selain pemanfaatan varietas unggul padi, intensifikasi, ekstensifikasi, semua itu memberikan sebuah hasil peningkatan produksi yang kita lihat sekarang ini," beber Jokowi.
"Tahun 2019 kita bisa prodiksi beras 31,3 juta ton. 2020 sama, 2021 juga masih 31,3 juta ton. Peningkatan dan konsistensi inilah yang saya lihat, dilihat oleh FAO dan IRRI karena memang jumlah itu jumlah yang riil," pungkasnya.
(Awaludin)