Incar Mahasiswa Baru, Pria Ini Siapkan Paket Hemat Ganja Bagi Korbannya

Erfan Erlin, Jurnalis
Selasa 16 Agustus 2022 16:46 WIB
Pelaku berhasil diamankan polisi/ Foto: Erfan Erlin
Share :

YOGYAKARTA - Sat Res Narkoba Polresta Yogyakarta berhasil mengamankan JJR (26) saat menerima paket narkoba. Dari tangan pemuda asal Sulawesi ini, mereka juga menyita ganja seberat 1 kilogram dan juga alat komunikasi yang digunakan tersangka.

Kasat Narkoba Polresta Yogyakarta, Kompol Deni Irwansyah mengungkapkan, JJR diamankan Sat Narkoba Polresta Yogyakarta ketika menerima sebuah paket yang mencurigakan. Polisi telah melakukan penyelidikan peredaran narkoba ini cukup lama.

 BACA JUGA:Geledah Rumah Terduga Teroris di Jambi, Densus 88 Bawa 2 Tas dan Busur Panah

"JJR kami amankan pada hari Jumat tanggal 12 Agustus 2022 yang lalu," terang dia, Selasa (16/8/2022).

Polisi memang mengamankan barang bukti cukup banyak, yaitu 1 kilogram ganja. Karena pemuda ini berniat menjualnya kepada mahasiswa-mahasiswa yang kini sudah mulai aktif belajar di kampus lagi.

Dia menambahkan, berdasarkan pemeriksaan terhadap tersangka, untuk kali ini JJR baru memesan 1 kilogram ganja. Rencananya dia hendak mengedarkan ganja kepada para mahasiswa yang kini sudah mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka.

 BACA JUGA:Peringati Detik-Detik Proklamasi, Sleman Akan Bunyikan 29 EWS Merapi Secara Serentak

"Dia cari mangsa baru terutama mahasiswa baru. Caranya dengan membuat paket hemat," kata dia.

Polisi menangkap JJR hari Jumat (8/8/2022) lalu ketika dia menerima paket mencurigakan. Setelah mengamankan pelaku polisi langsung menemukan ganja seberat 1 kilogram.

Usai ditangkap, polisi langsung melakukan pemeriksaan. Dari tangan JJR polisi mengamankan gaja yang berat brutonya sekitar 1 kilogram, namun ketika ditimbang berat bersihnya sekitar 900 gram.

Berdasarkan pemeriksaan dari yang bersangkutan, ganja seberat 1 kilogram tersebut tersangka pesan dari Pulau Sumatera. Kendati demikian, polisi belum bisa merinci dari daerah Sumatera bagian mana ganja tersebut dibeli oleh tersangka.

"Kita masih melakukan pengembangan," tambahnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya