Operasi Gagak Hitam, Cara Belanda Jajah Indonesia Jiplak Nazi Jerman Taklukkan Rusia

Solichan Arif, Jurnalis
Jum'at 19 Agustus 2022 23:29 WIB
Illustrasi (foto: dok wikipedia)
Share :

Pada pukul 15.00 WIB, Van Beek berhasil melaksanakan tugasnya. Bung Karno, Bung Hatta, Agus Salim Ali Sastroamidjojo, Soesanto dan Koesnan, berhasil ditawan. Sementara Panglima Besar Jenderal Soedirman berhasil lolos. Tepat pukul 17.30 WIB, Yogyakarta sepenuhnya jatuh ke tangan Belanda.

Wakil Agoeng Mahkota Beel dari Batavia mengumumkan Republik Indonesia adalah organisasi kenegaraan yang telah dihapus dari muka bumi. Sebab para pemimpin Republik telah ditangkap dan TNI berhasil dihancurkan.

Belanda tidak menduga, sebelum ditawan, Presiden Soekarno telah mengambil langkah dengan menulis surat kepada Menteri Kemakmuran RI Sjafruddin Prawiranegara yang intinya untuk membentuk Pemerintah Darurat di Sumatera.

Surat terkait pemerintahan darurat juga dikirim kepada dr Soedarsono, Duta Besar RI di India serta staf Kedutaan RI L.N. Palar dan Menteri Keuangan Mr. A.A Maramis yang sedang melakukan kunjungan kerja ke New Delhi. Artinya Negara Indonesia secara de jure dan de facto masih ada.

Sementara dari luar Yogya, Panglima Besar Jenderal Soedirman yang lolos dari penangkapan terus mengobarkan perlawanan dengan gerilya. Soedirman yang terus diburu Belanda sempat bersembunyi di wilayah Kediri dan Pacitan. Pada 1 Maret 1949, pasukan TNI bersama rakyat berhasil merebut kembali Ibu Kota Indonesia, Yogyakarta.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya