2. Tak Ada Penyiksaan di Tubuh Brigadir J
PDFI memastikan bahwa tidak ada dugaan penyiksaan di tubuh Brigadir J. Hal itu dipastikan setelah adanya hasil autopsi ulang terhadap jasad yang bersangkutan.
"Saya bisa yakinkan sesuai hasil pemeriksaan autopsi maupun pencahayaan tidak ada luka-luka selain luka kekerasan senpi," ujar Ade.
3. PDFI Pastikan Semua Luka di Tubuh Brigadir J Berasal dari Senpi
PDFI memastikan bahwa luka-luka pasti yang diketemukan di tubuh Brigadir J yakni hanya tanda kekerasan akibat senjata api.
Baca juga: Otak Brigadir J Pindah ke Perut, Ini Penjelasan Dokter Forensik
"Semua tempat-tempat dari informasi keluarhaUlanyga ada tanda kekerasan, kami pastikan tidak ada tanda kekerasan selain senpi pada tubuh korban," ucap Ade.
Baca juga: Dokter Forensik: Satu Peluru Bersarang di Tulang Belakang Jenazah Brigadir J
4. Tak Ada Kuku Brigadir J yang Dicabut
FDFI menyatakan bahwa dari hasil autopsi yang sudah dilakukan, tidak ditemukan adanya dugaan perbuatan pencabutan kuku terhadap Brigadir J terkait kasus pembunuhan berencana.
"Tidak, tidak kuku dicabut, tidak sama sekali," kata Ade.