Driver Online Salah Satu Kunci Demokrasi Indonesia

Tim Okezone, Jurnalis
Jum'at 09 September 2022 19:12 WIB
Fakhrudin Muchtar (Foto: Istimewa)
Share :

JAKARTA - Pemerintah berencana memberikan bantuan langsung tunai (BLT) BBM kepada beberapa kelompok masyarakat pada bulan Oktober 2022. Salah satu di antaranya adalah ojek online.

Direktur Pusat Kajian Pancasila Universitas Jakarta (Pusaka Pancasila Unija), Fakhruddin Muchtar memandang hal tersebut sudah semestinya dilakukan.

“Ojek online atau lebih luas lagi para driver online, memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Keberadaan mereka lebih dari sekedar profesi, karena juga menjadi simbol golongan atau kelas revolusioner baru,” ujar Fakhrudin, Jumat (9/9/2022).

Fakhruddin mengatakan, saat ini manusia baru mengalami tiga revolusi sosial. Ketiganya adalah revolusi agrikultur, revolusi industri, dan revolusi informasi.

“Dari revolusi agrikultur, lahir simbol kelas revolusioner baru seperti petani. Di revolusi industri, lahir buruh. Dan di revolusi informasi, seharusnya juga ada ikon satu kelas pekerja yang tidak kalah penting dan solidnya. Yang paling nyata itu adalah para driver online,” kata Fakhruddin.

Ia memandang driver online adalah salah satu kunci demokrasi di Indonesia, baik dalam demokrasi ekonomi maupun demokrasi politik.

“BLT pada rakyat kecil adalah bentuk demokrasi ekonomi yang jadi amanat sila ke-5 Pancasila. Di demokrasi ini memang sudah semestinya ada keberpihakan negara pada rakyat kecil dibanding yang lain. Ini berbeda dengan demokrasi politik, di mana perlakuan pada siapapun sama,” jelasnya.

Lebih lanjut Fakhruddin memandang driver online juga sesungguhnya akan memiliki peran besar dalam pesta demokrasi, yang merupakan perwujudan dari demokrasi politik di sila ke-4 Pancasila.

“Solidaritas dan mobilitas para driver online luar biasa. Ditambah jumlah downloader pengguna jasa mereka yang 100 juta lebih, adalah angka fantastis potensi pemilih,” ulasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya