Hujan Sering Turun saat Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Avirista Midaada, Jurnalis
Jum'at 09 September 2022 17:35 WIB
Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)
Share :

MALANG - Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut ada anomali cuaca saat musim kemarau di Malang. Pasalnya beberapa hari terakhir wilayah Malang kota dan sekitarnya diguyur hujan dengan intensitas rendah hingga sedang.

Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Karangploso Linda Fitrotul mengungkapkan, fenomena hujan di beberapa wilayah di Malang terjadi karena saat ini berada di masa peralihan musim. Namun ada faktor lain yakni gangguan pada atmosfer serta adanya angin dari utara Jawa Timur.

"Ini juga dikarenakan aktifnya gangguan fenomena gelombang atmosfer Rossby dan MJO, serta adanya daerah belokan angin di wilayah utara Jawa Timur," kata Linda, saat dikonfirmasi MNC Portal, pada Jumat (9/9/2022) sore.

Selain itu dijelaskan Linda, suhu muka laut di perairan Jawa Timur yang masih cukup hangat dengan anomali suhu muka laut antara +0.5 s/d + 1.5º Celcius, serta masih adanya fenomena La Nina lemah. Berdasarkan adanya gangguan atmosfer yang cukup signifikan tersebut, menyebabkan kondisi atmosfer menjadi labil.

Baca juga: Gempa M5,2 di Maluku, BMKG Imbau Hati-Hati Guncangan Susulan

"Sehingga berpengaruh dalam pembentukan awan-awan Cumulonimbus yang akan semakin intens dan dapat mengakibatkan hujan dengan intensitas sedang, hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang sesaat," ujarnya.

Prediksi BMKG dengan adanya sejumlah faktor pendorong tadi, hujan masih mengguyur wilayah Malang dan sekitarnya hingga tiga hari ke depan. Apalagi peralihan ke musim penghujan di Malang raya bakal terjadi di bulan Oktober mendatang.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya