“Engkau tahu siapa saya? Saya Musso. Engkau baru kemarin jadi prajurit dan berani minta saya menyerah? Lebih baik saya mati dari pada menyerah. Walau pun bagaimana, saya tetap merah putih,” tegas Musso.
Musso lalu kembali berhasil lari ke sebuah desa bernama Semanding, Kecamatan Sumoroto, Ponorogo, Jawa Timur. Dia sempat lari ke sebuah kamar mandi milik seorang warga sekitar.
Pasukan TNI yang sudah mengetahui tempat persembunyiannya Musso, langsung memberondong kamar mandi itu. Musso pun tumbang, namun belum tewas. Tubuh Musso dibawa dengan menggunakan drag bar atau tangga bamboo dan dibakar.
(Fahmi Firdaus )