PKL Masih Berjualan di Kota Tua, Wagub Ariza: Kita Tertibkan!

Muhammad Refi Sandi, Jurnalis
Selasa 13 September 2022 10:36 WIB
Wagub Ariza (Foto: MNC Portal)
Share :

JAKARTA - Kawasan Kota Tua terus bersolek hingga ditetapkan sebagai wilayah bebas emisi atau low emission zone (LEZ). Namun, kawasan yang kini didominasi jalur pedestrian atau pejalan kaki itu masih terdapat pedagang kaki lima (PKL) yang bandel berjualan di pedestrian.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria angkat bicara perihal masih adanya PKL yang bandel berjualan di kawasan Kota Tua. Padahal Pemprov DKI telah menyiapkan lokasi binaan (Lokbin) agar PKL lebih tertata di kawasan tersebut.

"Ini PR (Pekerjaan Rumah) kita bersama memang di Kota Tua itu Sebelumnya banyak sekali teman PKL berjualan di sana, sekarang kita sudah selesai dan rapi revitalisasinya dan disiapkan tempatnya (Lokbin) tapi masih ada saja yang memang berjualan di tempat yang baru," ujar Ariza kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (12/9/2022).

Ariza pun berjanji bakal segera menertibkan secara perlahan di sisa periode masa jabatannya yang akan berakhir 16 Oktober mendatang.

"Pelan pelan kita tertibkan (PKL di Kota Tua)," ujarnya.

Baca juga: Satpol PP Padang Bentrok dengan PKL, 5 Petugas Terluka Dilempar Batu

Lebih lanjut, Ariza menepis adanya isu hadirnya PKL di Kota Tua karena ada permainan dari Satpol PP DKI. Ia meminta agar segera melapor jika memang praktek tersebut terjadi.

Baca juga: Padukan Masa Lalu dan Masa Depan, Kota Tua Ikon Unik Pariwisata Jakarta

"Enggak ada, Satpol PP yang main main sampaikan (ke Pemprov DKI)," tuturnya.

Sebagai informasi, Gubernur Anies Baswedan baru saja meresmikan Kota Tua bebas emisi Sabtu (10/9) yang lalu.

Program revitalisasi Kota Tua di kawasan Jakarta Barat telah menghabiskan biaya sebesar Rp102 miliar. Dalam program itu, revitalisasi meliputi jalur pedestrian beserta fasilitas umum.

Dinas Bina Marga menata jalur pedistrian Kota Tua sepanjang 2.110 meter atau lebih dari 2 km. Lebar plasa antara 11 meter hingga 27 meter. Sedangkan lebar trotoar antara 2 meter hingga 5 meter. Kondisi ini tentu memanjakan para pejalan kaki.

Dengan wajah baru, transportasi umum Kota Tua kini juga telah terintegrasi commuterline atau KRL hingga Bus TransJakarta. Dengan begitu, pengunjung dapat mudah mengakses Kota Tua Jakarta.

Adapun kawasan Kota Tua yang direvitalisasi ialah pengendalian banjir di kanal Museum Bahari, penataan kali besar timur, penataan kawasan pedestrian jalan lada dan Plaza Beos, pembangunan Kampung Susun Kunir, Kampung Susun Tongkol, dan Kampung Akuarium.

Baca juga: Datang dengan Sepeda, Anies Resmikan Kota Tua Bebas Emisi

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya