"Begitu ditanya siapa yang nendang meja, mereka malah menyahut perkataan ‘awas ada mata-mata’ yang ditujukan kepada guru mereka," katanya.
Sementara itu, salah seorang wali murid, Pitung mengatakan ia mewakili para orang tua siswa telah melaporkan dugaan tindak kekerasan ini ke polisi.
"Setelah diskusi dengan sejumlah orang tua siswa lain. Kami sepakat melaporkannya ke polisi. Kami berharap yang bersangkutan dapat diberhentikan," katanya.
(Qur'anul Hidayat)