Robiin menjelaskan, setelah dikembangkan pihaknya mengamankan belasan pelajar dari empat puluh orang anak pelajar yang terlibat aksi tawuran tersebut, kemudian dilanjutkan untuk dimintai keterangan.
Namun, belum selesai dimintai keterangan puluhan warga dan wali murid menggeruduk ke kantor Polsek Cabangbungin minta anak-anaknya segera dibebaskan.
"Selanjutnya petugas pun kemudian membuat pernyataan terhadap para orangtua murid, agar anak-anaknya tidak mengulangi tawuran lagi," tegas Robiin, Senin (19/9/2022).
Sementara itu, Kapolsek menegaskan kepada masing-masing pihak sekolah dan para orangtua agar tidak terjadi tawuran kembali terjadi.
"Kami meminta para guru agar membentuk satgas sekolah agar selalu memperhatikan anak didiknya, agar tidak terjadi tawuran lagi," tutupnya.
(Arief Setyadi )