Habibie juga mengakui bahwa Ainun tak hanya sebagai istri baginya, tetapi juga sebagai dokter pribadinya. Selain itu, Ainun juga sangat berbakat dalam bidang ilmu eksakta dan fisika.
“Hal itu terjadi karena Ayah dan kakak kandung Ainun berpendidikan bidang ilmu rekayasa, sehingga lingkungan kehidupan Ainun sangat dipengaruhi oleh bidang eksakta,” tambahnya.
Terakhir, menurut si pembuat pesawat terbang itu, Ainun selalu mendengar apa yang dipikirkan Habibie dan selalu mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang kritis dan menarik.
“Ainun selalu sabar, konsisten memberi semangat, dan memberikan dorongan dengan keyakinan bahwa apa yang saya laksanakan itu adalah yang terbaik,” tutupnya.
(Awaludin)