Selanjutnya kata Ryano, pihak pengamanan dalam hal ini Polri, apakah tim pengamanan sudah paham mengenai SOP tentang pengamanan terkait pertandingan olahraga khususnya sepak bola yang pasti menimbulkan animo masyarakat yang luar biasa, apakah ada kelalaian dari tim pengamanan atau memang kesengajaan karena tidak paham mengenai SOP pengamanan sepak bola.
PSSI dan operator liga dalam hal ini PT LIB yang mengatur teknis pertandingan, seharusnya operator liga sudah harus bisa memetakan pertandingan yang berpotensi ricuh. Sehingga kedepannya operator liga bisa mengantisipasinya.
“Hukuman berat terhadap tim-tim yang merugikan seperti ini harus tegas jangan hanya lip service sehingga kedepannya semua pihak punya rasa," tutup Ryano.
(Fahmi Firdaus )