Jalan Kaki 48 Km karena Tak Ada Uang, Anak Penjual Gula Itu Kini Gagah Berseragam TNI

Fahmi Firdaus , Jurnalis
Rabu 05 Oktober 2022 17:30 WIB
Foto: Pendam Siliwangi
Share :

JAKARTA – Kisah Sarpan (21), pemuda dari keluarga tak mampu yang kini menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) beberapa waktu lalu viral di media sosial.

Pemuda asal Lebak, Banten tersebut lulus dengan predikat memuaskan. Belajar dari kisah Sarpan, membuktikan bahwa masuk TNI AD tidak menggunakan uang.

(Baca juga: Ketika Bantuan Allah Datang ke Jenderal Sudirman saat Dikepung Belanda Usai Dikhianati Anak Buah)

Warga Kampung Cikawah, Desa Sobang, Lebak, Banten itu saat ini telah lulus Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AD Gelombang II tahun anggaran (TA) 2021.

"Awalnya saya bertemu dengan Sarpan pada tahun lalu, dan memberikan bimbingan karena ia gigih. Ia ingin sekali sekolah yang tinggi agar dapat membantu kedua orangtuanya yang sudah tak mampu lagi," kata kerabat Sarpan, Faizal, kepada Okezone, beberapa waktu lalu.

Dikatakannya, Sarpan merupakan anak yang berasal dari keluarga tidak mampu, karena orangtuanya cacat dan menjual gula keliling yang berjarak 12 kilometer jika ingin belanja ke pasar. Sarpan pun bersekolah di SMAN Rangkasbitung bukan dorongan dari orangtua, Sarpan lulus pada 2019.

"Sekolah pun atas kemauan dia sendiri, dan bukan dukungan dari orangtua. Dia ingin sekolah berjenjang yang tinggi. Lalu, dia kuliah tanpa sepengetahuan orangtua dan tinggal di rumah gurunya sambil membantu," ungkap Faizal.

Bahkan kata dia, Sarpan pernah pulang ke Kecamatan Sobang dengan berjalan kaki atau lari kecil sejauh 48 kilometer, dengan kondisi letak geografis naik turun perbukitan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya