Dikatakan Jokowi, bahwa krisis yang dipicu oleh pandemi dan kemudian diperparah oleh perang Rusia Ukraina, tampaknya belum ada harapan untuk segera usai. Sebab, meskipun pandemi Covid-19 memang mulai mereda, namun semua negara tetap harus selalu waspada, tetapi perang Rusia Ukraina dan masing-masing sekutunya belum ada tanda-tanda akan segera berhenti.
"Perang yang berkelanjutan akan mengakibatkan krisis dunia yang berkelanjutan. Tentu saja kita ingin perang segera dihentikan dan perdamaian segera dibangun, itu harapan kita semua kita harus bersama-sama berjuang untuk menghentikan perang dan membangun perdamaian," kata Jokowi.
Jokowi menuturkan bahwa, setiap negara harus bersiap untuk memitigasi dan mengelola krisis dengan sebaik-baiknya. Selain memperjuangkan konstitusional justice yang merupakan elemen kunci dari demokrasi, perlindungan HAM, dan kepastian hukum, masing-masing negara pasti sedang berjuang keras menghadapi krisis pangan energi dan finansial.
Masing-masing negara pasti saat ini sedang mencari titik sinergi antara konstitusional justice dan penanganan krisis-krisis tersebut.
"Bapak ibu yang mulia para hakim konstitusi yang saya hormati saya sangat mengharapkan konferensi ini menjadi forum untuk bertukar pikiran dan bertukar pengalaman," kata Jokowi.