“Mayat sudah tergeletak dengan posisi tertelentang, kaki ditekuk, tangan kiri di dada dengan menggunakan kain sarung, seluruh tubuh sudah membengkak. Ada obat-obatan disamping tempat mayat korban," kata Kepala Bidang Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Sudarno, Kamis (6/10/2022).
Saat diperiksa, kata Sudarno, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dari keterangan warga setempat, korban terakhir terlihat, Sabtu1 Oktober 2022, sedang duduk di pondok.
"Istri korban menuturkan bahwa suaminya mengalami riwayat sakit maag dan demam. Pihak keluarga korban sudah menerima dengan kejadian tersebut dan mengikhlaskan sebagai musibah," jelas Sudarno.
(Khafid Mardiyansyah)