PALEMBANG - Sudah sepekan lebih Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang kehabisan stok vaksin COVID-19. Hal ini diungkapkan Juru Bicara Satgas COVID-19 Palembang, Yudhi Setiawan.
Yudhi mengatakan, terkait kekosongan stok vaksin COVID-19 tersebut, pihaknya telah mengirimkan permintaan kepada pemerintah pusat agar segera mendistribusikan vaksin.
BACA JUGA:Anies Sidak Pembangunan Skybridge Penghubung Halte Transjakarta Velbak dan Stasiun KRL Kebayoran
"Palembang kehabisan stok vaksin COVID-19 dan belum bisa melanjutkan vaksinasi. Kami berharap distribusi bisa cepat dilakukan," ujar Yudhi Setiawan, Selasa (11/10/2022).
Menurutnya, dengan kekosongan ketersediaan vaksin maka Dinkes Palembang belum bisa mengejar target sasaran penerima vaksinasi COVID-19 dosis ketiga, dan tidak dapat melaksanakan vaksinasi secara massal.
BACA JUGA:Lansia 73 Tahun Meninggal Usai Dianiaya saat Salat di Masjid, Pelaku Beraksi Tanpa Basa-Basi
"Saat ini stok vaksin yang tersedia hanya Pfizer, tapi alokasinya sedikit dan kita mengutamakan kebutuhan vaksinasi bagi yang benar-benar memerlukan. Kondisi ini karena dari pusat memang belum ada," jelasnya.
Dinkes Palembang memperkirakan jumlah kebutuhan vaksin COVID-19 untuk melengkapi dosis kedua dan ketiga sekitar 400-500 ribu dosis, dengan asumsi kebutuhan tersebut sudah menyasar penerima dosis lengkap.
Berdasarkan data Dinkes Palembang, realisasi cakupan vaksinasi COVID-19 dosis primer pada 6 Oktober 2022 sudah mencapai 1.025.793 atau 72,64 persen dari 1.412.064 orang warga Palembang.
Jumlah cakupan vaksinasi itu terdiri dari kategori tenaga kesehatan 19.374 orang (133,66 persen), petugas publik sebanyak 149.447 orang (168,55 persen), dan masyarakat lanjut usia hingga 68.324 orang (53,16 persen).
"Sedangkan untuk masyarakat rentan dan umum mencapai 62 persen, remaja 98 persen, anak-anak 49 persen. Sedangkan ibu hamil baru 162 orang," jelasnya.
Dijelaskan Yudhi, bahwa target sasaran penerima vaksinasi lengkap mulai dosis satu hingga dosis tiga di Palembang mencapai 1.412.064 orang. Namun, untuk keseluruhan kategori penerima vaksin lengkap baru di angka 360.382 orang atau 33,09 persen.
Kendati penerima vaksinasi lengkap masih belum mencapai 100 persen, Dinkes Palembang menyebut kondisi COVID-19 saat ini dapat disimpulkan dalam situasi cukup terkendali. Sebab penambahan harian hanya 5-10 kasus.
"Untuk kasus aktif dalam perawatan tersisa 57 kasus. Semua itu diimbangi dengan jumlah angka kesembuhan yang cukup banyak rata-rata 10 orang," jelasnya.
(Nanda Aria)