131 Balita Alami Ginjal Akut Misterius, KPAI: Ini Tidak Main-Main!

Carlos Roy Fajarta, Jurnalis
Kamis 13 Oktober 2022 10:20 WIB
Ilustrasi (Foto : Freepik)
Share :

JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti ditemukannya 131 anak yang dilaporkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengalami ginjal akut misterius.

Hal tersebut menyebabkan anak anak balita cuci darah, setelah dugaan mengkonsumsi obat, menjadi warning untuk semua orang tua segera tahu dalam memilih obat anak.

Kadivwasmonev KPAI, Jasra Putra meminta Kementerian Kesehatan RI dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan kajian jelas terkait produk obat yang dikonsumsi anak-anak tersebut.

"Mari cegah, sampai jelas kajian Kemenkes, BPOM tentang produk obat tersebut. Ini tidak main main, Kemenkes harus tegas, bila benar obat ini bisa lepas dari pengawasan perijinan dan pengedaran," ujar Jasra Putra saat dikonfirmasi, Kamis (13/10/2022).

"Kemenkes diharapkan segera mengusut tuntas. Jangan sampai masih tersebar luas, masih bisa di beli, menjadi promosi obat, donasi obat, dan sebagainya. Harus segera ada ketegasan dan kejelasan, untuk stop dan cegah peredarannya," imbuhnya.

Ia menyebutkan, peran BPOM sangat penting dalam mengawasi dan mengendalikan peredaran obat yang diduga berdampak fatal pada kesembuhan anak.

"Tentu sangat mengerikan jika menjadi 131 orang tua yang anaknya mengalami ini. KPAI menuntut pertanggung jawaban peredaran dan perijinan obat tersebut, karena telah terbukti membahayakan anak dan sudah beredar sejak Januari ditemukan pertama kasusnya," kata Jasra Putra.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya