Sementara itu Kabiddokkes Polda Jawa Timur Kombes Erwin Zainul Hakim menjelaskan, dalam verifikasi data pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur. Verifikasi dilakukan di tiga tempat fasilitas kesehatan (faskes) milik pemerintah, swasta, serta kelurahan atau desa dan kecamatan.
"Kita bekerja sama dengan pemda di sini, mengecek ke seluruh kecamatan dan kelurahan, dipastikan yang meninggal itu adalah korban, dikroscek oleh RW RT setempat, dikroscek juga dengan data-data yang sakit, sehingga bisa dipastikan datanya valid," ucap Erwin.
(Erha Aprili Ramadhoni)