JAKARTA-Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan dirinya tidak akan berbicara panjang lebar mengenai keberhasilannya selama lima tahun memimpin di DKI Jakarta.
"Saya tidak akan berbicara panjang-panjang kali ini saya tidak akan berbicara panjang karena dua alasan. Pertama biarkan kerja Pemprov DKI Jakarta selama lima tahun terakhir ini, mereka yang berbicara biarkan karya-karya itu menjadi bukti nyata,"ujar dia.
(Baca juga: Momen Haru Ribuan Warga Berebut Salaman dengan Anies di Balai Kota)
"Tak perlu dikatakan dalam pidato ini lihatlah kenyataan yang ada di Jakarta, di sana. Kenyataan. Kita tidak mengirimkan pernyataan, kita kirimkan kenyataan. Kedua, saya tidak akan berbicara panjang-panjang karena kerja untuk bangsa dan negara ini masih panjang ke depan,"ujar dia.
Dia pun mengajak masyarakat untuk menyambut babak berikutnya. Dimana dirinya akan menghadirkan keadilan sosial yang bukan hanya untuk Jakarta saja.
"Karena kerja untuk keadilan sosial adalah kerja yang terus menerus dan karena kerja untuk Indonesia tidak akan pernah berhenti di tempat ini,"ujar dia.
Terakhir ia berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan, kritik serta saran selama ini.
"Karena itu di hari terakhir masa tugas kami di sini, izinkan saya menyampaikan dengan lantang dan dari lubuk hati yang terdalam terima kasih Jakarta,"ujar dia.
"Pada semua yang ikut menyaksikan dari seluruh penjuru ibu kota maupun dari daerah-daerah lain di Indonesia. Saya ucapkan terima kasih, terima kasih, dan terima kasih,"tutup Anies.
Sebagai informasi, Heru Budi Hartono ditunjuk sebagai Pejabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta pengganti Anies Baswedan yang akan purnatugas pada Minggu 16 Oktober 2022 mendatang.
Penunjukkan Heru Budi Hartono itu berdasarkan hasil sidang tim penilai akhir (TPA) yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi).
(Fahmi Firdaus )