Pada 1821, ia menerbitkan karyanya tentang rotasi elektromagnetik (prinsip di balik motor listrik). Dia mampu melakukan sedikit penelitian lebih lanjut di tahun 1820-an, sibuk dengan proyek-proyek lain. Pada tahun 1826, ia mendirikan Royal Institution's Friday Evening Discourses. Dia sendiri mengajar dan membangun reputasinya sebagai dosen ilmiah terkemuka pada masanya.
Pada 1831, Faraday menemukan induksi elektromagnetik, prinsip di balik transformator dan generator listrik. Penemuan ini sangat penting dalam memungkinkan listrik untuk diubah dari rasa ingin tahu menjadi teknologi baru yang kuat. Selama sisa dekade itu ia bekerja mengembangkan ide-idenya tentang listrik.
Dia sebagian bertanggung jawab untuk menciptakan banyak kata-kata akrab termasuk 'elektroda', 'katoda' dan 'ion'. Pengetahuan ilmiah Faraday dimanfaatkan untuk penggunaan praktis melalui berbagai penunjukan resmi, termasuk penasihat ilmiah untuk Trinity House (1836-1865) dan Profesor Kimia di Royal Military Academy di Woolwich (1830-1851).
Namun, pada awal tahun 1840-an, kesehatan Faraday mulai memburuk dan dia mulai redup untuk melakukan penelitian. Dia meninggal pada tanggal 25 Agustus 1867 di Hampton Court, di mana dia telah diberikan rumah sebagai pengakuan atas kontribusinya terhadap ilmu pengetahuan. Dia memberikan namanya ke 'farad', awalnya menggambarkan unit muatan listrik tetapi kemudian unit kapasitansi listrik.
(Susi Susanti)