5 Tokoh Legendaris Kopassus Pemadam Pemberontakan di Tanah Air, Ada Nama Prabowo

Tim Okezone, Jurnalis
Selasa 18 Oktober 2022 14:18 WIB
Pembentuk pasukan elite Kopassus, Idjon Djanbi/Foto: Istimewa
Share :

JAKARTA - Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat menjadi pasukan elite yang disegani dunia. Ditempa dengan latihan khusus, personel korps baret merah ini terlatih menguasai segala medan tempur.

Sejak terbentuk, Kopassus telah melahirkan sejumlah tokoh legendaris. Berikut daftarnya sebagaimana dirangkum Litbang MNC Portal Indonesia:

 BACA JUGA:4 Hal yang Diperbuat Bharada E Pasca Diperintahkan Ferdy Sambo Tembak Brigadir J

1. Alex Kawilarang

Kolonel Alex Evert Kawilarang atau A.E Kawilarang merupakan tokoh legendaris Kopassus. Ia pernah memimpin penumpasan pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS). Dia juga yang menginisiasi terbentuknya Kopassus.

Kariernya dalam dunia militer terbilang moncer. Tak hanya terlibat dalam penumpasan RMS, Alex pun berjasa dalam penumpasan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) dam DI/TII.

 BACA JUGA:5 Jenderal Miliki Brevet Pasukan Elite Kopassus dan Denjaka, Ini Profilnya

2. Muhammad Idjon Djanbi

Idjon Djanbi bernama asli Rokus Bernardus Visser. Tokoh yang sangat berpengaruh bagi Kopassus ini merupakan mantan perwira instruktur Pasukan Khusus Belanda.

Pada 1952, Kolonel Alex Kawilarang memanggil Idjon untuk menjadi pelatih bagi sebuah pasukan elite demi menumpas DI/TI. Ia pun menerima tawaran itu dan mengasah mental serta fisik para anggota TNI AD terpilih agar menjadi prajurit tangguh dan memiliki kualitas tinggi.

3. Prabowo Subianto

Prabowo merupakan salah satu tokoh legendaris Kopassus. Pangkat terakhir di korps baret ini sebagai Letjen, dan pernah menjadi Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus.

Sebelumnya, Prabowo pernah ditugaskan menjadi Komandan Pleton Group I sebagai bagian dari operasi Tim Nanggala di Timor Leste (dulu Timor Timur) di usianya yang baru 26 tahun. Meskipun masih muda, Prabowo dan pasukannya mendapat perintah untuk menangkap Nicolau dos Reis Lobato, Perdana Menteri pertama Timor Timur.

Dengan kepiawaiannya melakukan pendekatan dengan keluarga Nicolao, Prabowo dapat mendeteksi keberadaan Nicolau di wilayah Maubisse, sekitar 50 km dari selatan Dili. Nicolau tewas ditembak di lembah Mindelo pada akhir Desember 1978.

Bukan hanya itu, Prabowo juga berhasil menangkap Letkol Xanana Gusmao. Bahkan, karena keberhasilannya, ia dipercaya sebagai Wakil Komandan Detasemen 81 Penanggulangan Teror (Gultor) Kopassus pada 1983.

Pada Desember 1995, Prabowo diangkat sebagai komandan jenderal Kopassus dengan pangkat mayor jenderal. Pada 20 Maret 1998, Prabowo diangkat menjadi Pangkostrad, meski hanya 10 hari. Lalu, menjadi Komandan Sekolah Staf dan Komando ABRI, sebagai jabatan terakhirnya.

4. Sarwo Edhie Wibowo

Sarwo Edhie merupakan tokoh sentral dalam pengangkatan jenzah pahlawan revolusi di Lubang Buaya pada peristiwa G30S/PKI. Dia jugavturut melakukan penumpatasn terhadap PKI di Jawa Tengah.

Ayah mertua dari Presiden Ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini juga sempat menjabat sebagai Komandan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD).

5. Slamet Riyadi

Pemiliki nama lengkap Ignatius Slamet Rijadi atau lebih akrab disebut Slamet Riyadi adalah yang pertama kali mencetuskan ide dibentuknya Kopassus. Namun, pemikiran tersebut baru bisa diimplementasikan dan direalisasikan oleh Alex Kawilarang.

Di usianya yang masih sangat muda, 23 tahun, Slamet memimpin pasukan yang ditugaskan untuk membasmi pemberontakan RMS di wilayah Timur Indonesia. Slamet Riyadi gugur tertembak pada 4 November 1950 di Ambon saat pertempuran RMS.

(Nanda Aria)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya