PALEMBANG - Dua Website Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP), dan Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel diretas hacker dengan memunculkan tulisan dan lirik lagu berbahasa Jawa didepan laman situs.
Semakin maraknya hacker sekarang ini meretas website yang digunakan institusi dan instansi tanpa tahu maksud dan tujuannya. Kali ini, dua dinas di lingkungan Pemprov Sumsel menjadi korbannya.
Laman depan situs DLHP Sumsel https://dlhp.sumselprov.go.id/ dan dan Dishut Sumsel https://dishut.sumselprov.go.id/ menampilkan tulisan “Aku vs Wong Tuamu“, diikuti tulisan “Hacked By Galang10 Ft PlrGns“.
Selain itu, peretas tersebut memasukkan beberapa bait lagu berbahasa Jawa.
“Senadyan Tresno Aku Mung Iso Meneng Penting Kowe Seneng Opo Wae Tak Lakoni. Uwes Kadung Gejeron Deleh Ati Kleru Panggon
Urip Ilang Semangat Seng Tak Tresno Jebul Waton Raiso Mbedakke Ndi Seng Modus Ndi Seng Tulus Wes Entek Sak Kabehe Bul Atiku Ra Diurus.
"Aku Ora Getun, Yen Due Ati Seng Ringkih
Nangging Aku Iso Nandur Roso Tanpo Pamrih
Opo Kowe Sadar? Atiku Keliwat Jembar Radadi Jodomu, Aku Mung Iso Sabar
AMBYAR” tulis peretas di laman resmi kedua dinas tersebut.
Tak hanya itu, hacker tersebut juga menambahkan sebuah lantunan lagu koplo Jawa sesuai dengan penggalan lirik yang dapat diputar pada situs resmi milik DLHP juga Dishut provinsi Sumsel. Dalam laman situs resmi milik DLHP Sumsel tertulis beberapa nama yang diduga merupakan sebuah organisasi peretasan yang berasal dari Jawa.