Menurut Mahfud MD, maraknya korupsi yang melibatkan politisi atau anggota DPR dikarenakan mahalnya biaya politi.
"Sekarang pernyebab utamanya adalah biaya politik yang harus dibiayai oleh para politisi sendiri, kalau masuk jadi DPR kan bikini spanduk dan lain-lain. Dan itu tidak terbayangkan dengan gaji yang akan diterima, ya sama kayak gubernur," sambung Mahfud MD.
Kata Mahfud MD, sistem politik di Indonesia harus diubah untuk mencegah adanya praktik korupsi seperti harus diatur agar tidak memungkin terjadinya sistem transaksional.
"Sistem politik, harus diatur agar tidak memungkinkan terjadinya sistem transaksional, ada gagasan yang bagus bahwa semua kegiatan politik dibiayai negara karena ini semua untuk rakyat, tetapi semua dibatasi, tidak boleh lebih. Untuk saksi juga harus dibiayai negara dan jangan dibebankan kepada calon," pungkasnya.
(Awaludin)